Miliki Rasa Syukur Tersendiri, Jadi Bagian Perewang Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Pembuatan luwur Sunan Kudus. (Hasyim)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Rangkaian kegiatan Buka Luwur Sunan Kudus telah dimulai sejak tanggal 1 Muharram 1445 Hijriyah. Berkesempatan menjadi bagian dalam pelaksanaan buka luwur ini menjadi rasa syukur sendiri bagi para perewang.

Pasalnya, tak semua orang berkesempatan menjadi perewang yang bisa ikut andil dalam kepanitiaan di Buka Luwur Sunan Kudus.

Salah satunya adalah Ahmad Faruq, pemuda asal Kauman kecamatan Kota, Kudus. Ia sudah ketiga kalinya ikut rewang dalam pembuatan kain luwur Sunan Kudus.

Bacaan Lainnya

Menurut Faruq, rewang dalam menjahit kain luwur adalah kesempatan yang luar biasa. Ia berharap hikmah dan berkah dari kegiatan ini.

“Rewang di sini adalah kesempatan besar, bisa nderek hikmah hurmat Sunan Kudus. Ada rasa syukur dan senang tersendiri,” ungkap Faruq di sela kesibukannya menata kain, Senin 24 Juli 2023.

Dalam kesempatan itu, ia mendapat bagian dalam membantu menjahit kain wiru. Sekilas bercerita, dari kain utuh panjang, kain wiru kemudian dilipat dan digantung di kayu panjang.

Baca :  Mampir Kudus, Cobain Keripik Pakis Khas Lereng Gunung Muria