KUDUS, ZONANEWS.ID — Bupati Demak Eisti’anah banyak mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)maupun masyarakat Kudus selama membantu warga Kabupaten Demak yang terdampak banjir dan mengungsi di wilayah Kudus.
Rasa terima kasih itu ditujukan atas banyaknya donasi, bantuan logistik, relawan, lokasi pengungsian, hingga fasilitas obat-obatan maupun pelayanan kesehatan yang ada di Kudus.
“Banyak donatur yang memberikan donasi, kami ucapkan banyak terima kasih. Ini suatu bentuk toleransi, gotong royong semuanya memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. Banyak juga relawan yang penuh perhatian,” kata Eisti usai rapat koordinasi dengan Pemkab Kudus di Pendapa Belakang Kudus, Jumat, 16 Februari 2024.
Di samping itu, Eisti juga berterima kasih atas gerak cepat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dalam memberikan layanan kesehatan kepada warga Demak yang sedang mengungsi.
“Kami berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Kesehatannya, kami ucapkan terima kasih selalu intens berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak,” ujarnya.
“Disampaikan juga bahwa ada yang jaga di posko dan ada yang jaga di puskesmas keliling, kami juga menugaskan tenaga kesehatan kami di setiap posko pengungsian ada tenaga kesehatan kami selama 24 jam nonstop. Ini yang terus kita koordinasikan dan memang yang membutuhkan perawatan lebih lanjut bisa dirujuk ke RSUD Kabupaten Kudus,” jelas Eisti.
Orang nomor satu di Demak itu mengungkapkan, pengobatan yang dilakukan warga Demak selama mengungsi di Kudus bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan, bagi yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Namun bagi warga yang tidak terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan, Eisti mengatakan bahwa mereka tetap bisa mendapat perawatan secara gratis, sebab Kabupaten Demak mempunyai Universal Health Coverage (UHC) yang bisa diaktifkan warga Demak dalam waktu singkat.
Namun lanjut Bupati Demak, dalam pengaktifan UHC bagi warga Demak yang sedang mengungsi, mengalami sedikit kendala. Yakni karena data diri mereka banyak yang hilang, baik itu KTP maupun KK.
