Audiensi dengan DPRD, Paguyuban Penjaga Sekolah Dasar di Kudus Minta Gaji Setara UMK

Audiensi antara penjaga sekolah dasar di Kabupaten Kudus dengan DPRD Kudus, pada Kamis 10 Agustus 2023. (NILA)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Seratusan penjaga sekolah dasar di Kabupaten Kudus mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Kamis 10 Agustus 2023.

Maksud kedatangan mereka, salah satunya menyampaikan permohonan agar gaji mereka dinaikkan setara dengan upah minimum kabupaten (UMK) Kudus.

Koordinator Paguyuban Penjaga Sekolah Dasar di Kudus Budi Susanto mengatakan ada 4 tuntutan yang mereka inginkan. Pertama terkait data pokok pendidikan (Dapodik) untuk para penjaga sekolah dibuka, karena sebelumnya Dapodik untuk penjaga sekolah dikatakannya ditutup.

Bacaan Lainnya

Kedua, para penjaga sekolah dasar dengan status tidak tetap diberikan SK dari bupati dan dibuatkan NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan).

“Supaya dengan terbitnya SK nanti, kamu memiliki payung hukum yang melindungi kami dalam melaksanakan tugas di sekolah sebagai penjaga sekolah,” kata Budi.

Ketiga, paguyuban penjaga sekolah dasar di Kudus membingungkan gaji yang layak setara UMK, serta mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

“Terakhir kami minta untuk bisa diusulkan kepada BKN (Badan Kepegawaian Negara) untuk dibuka formasi CPNS maupun PPPK bagi penjaga sekolah, kalau bisa tanpa tes,” ungkap Budi menjelaskan.n

Lebih lanjut, Budi menceritakan bahwa sudah berpuluh-puluh tahun penjaga sekolah di Kudus menerima gaji di bawah UMK. Gaji yang mereka terima setiap bulannya antara Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. Dengan beban kerja yang cukup banyak.

“Gaji kita itu antara 250 ribu rupiah sampai 500 ribu rupiah per bulan. Kalau beban kerja itu 24 jam, dan itu bertanggungjawab dalam segala hal, kebersihan, keamanan, terselenggaranya kegiatan belajar mengajar. Jadi memang kitalah untuk penjaga SD dan dari kelayakan memang jauh dari kata layak, makanya kita bersama-sama untuk berjuang, setidaknya untuk membuat kita ke depan itu lebih layak,” katanya.

Baca :  Kecelakaan Karambol di Jalan Kudus-Jepara, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Kemudian saat disinggung mengenai alasan menyampaikan tuntutan baru di tahun 2023 ini, Budi mengatakan bahwa selama ini para penjaga sekolah dasar di Kudus mencoba lebih bersabar. Selama dibukanya pendaftaran CPNS maupun PPPK, mereka berharap dibukanya formasi untuk posisi penjaga sekolah.