Dari Lereng Muria, SDN 2 Japan Kudus Lahirkan Generasi Berkarakter Religius

Murid SD 2 Japan, Kudus menunjukan buku Pandugama (Panduan Keagamaan) yang berisi surat-surat pendek dan doa keseharian. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Terletak di lereng Pegunungan Muria, tepatnya di Desa Japan, Kecamatan Dawe, SD Negeri 2 Japan mampu membuktikan bahwa letak geografis bukan penghalang untuk mencetak pendidikan berkualitas.

Bahkan, jauh sebelum Program Sekolah Plus Ngaji diluncurkan secara resmi oleh Disdikpora Kudus pada Kamis, 19 Juni 2025, sekolah ini telah lebih dulu menerapkan pembiasaan keagamaan serupa sejak tahun 2008.

Plt Kepala SDN 2 Japan, Pri Isyanto mengungkapkan bahwa kegiatan pembacaan asmaul husna, surat pendek, hingga tahlil sudah menjadi rutinitas harian siswa sebelum masuk kelas. Kegiatan tersebut tetap konsisten dijalankan hingga kini.

Bacaan Lainnya

“Karena masyarakat sini sangat religius, sekolah pun membiasakan doa dan bacaan Alquran sejak pagi,” ujar Pri saat ditemui di sekolah, Sabtu, 21 Juni 2025.

Murid SDN 2 Japan, Kudus tengah melakukan tadarus di kelas. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Menariknya, pada hari Jumat, para murid tidak membaca asmaul husna melainkan tahlil bersama, sesuai dengan budaya religius masyarakat setempat. Setelah itu, murid melanjutkan dengan tadarus Alquran selama 10 menit di dalam kelas.

“Murid juga nanti ada setoran surat-surat pendek dan doa sehari-hari, kemudian mencatat buku Pandugama (Panduan Keagamaan) yang diberikan oleh sekolah,” katanya.