Dongkrak Performa Pemain, Pelatih HWFC Agam Berikan Coaching Clinic Siswa ASTI Kudus

Direktur Utama ASTI Kudus Arif Budianto dan manatan pelatih Hizbul Wathan FC, Agam Ahmad Haris Pambudi saat berikan coaching klinik bagi siswa ASTI Kudus, Rabu,18/5/22 (Foto: istimewa/ASTI)

Kudus, Zonanews.id – Akademi Sepak Bola Tugu Muda Indonesia (ASTI) Kudus mengundang pelatih Liga 2 asal Jawa Timur Hizbul Wathan FC, Agam Ahmad Haris Pambudi, untuk memberikan coaching clinic bagi siswa dan sejumlah pelatih di markas akademi Sepak Bola satu-satunya di Kudus, Rabu (18/05/2022).

Menurut Direktur Utama ASTI Kudus Arif Budianto, pihaknya sengaja mendatangkan pelatih HWFC ini karena ingin anak asuhnya itu mendapatkan bekal bermain sepak bola yang baik dan benar. Tujuannya agar mencapai performa terbaik.

“Coach Agam pelatih berlisensi A ini kita datangkan untuk bisa memberikan program-program unggulan di Akademi agar bisa memiliki program unggulan yang berbeda dengan yang lain.

Bacaan Lainnya

Karena kami tahu Coach Agam ini selain visioner juga memiliki program-program dan pemikiran yang baik bagi perkembangan sepakbola Indonesia,” kata Arif saat ditemui di Mess pemain ASTI, Rabu (18/05/2022) siang.

Dijelaskannya tahun kemarin Agam adalah asisten pelatih di HWFC dan saat ini sedang dalam pembicaraan kontrak dengan klub liga 2 di sebuah klub profesional di Indonesia bagian timur.

Sementara itu Agam menjelaskan bahwa kehadirannya di ASTI diminta manajemen ASTI untuk memberikan ilmu kesepakbolaan yang dia miliki kepada siswa sesuai permintaan Direktur ASTI, terutama terkait pelatihan dan teknik sepakbola.

“Kami berharap ASTI Kudus ini bisa bergerak menjadi Akademi yang profesional, mulai dari ranah nutrisi, program latihan fisik dan skill, teknik dan taktik serta psikologi,” ungkap dia.

Menurutnya kehadirannya sebagai narasumber di ASTI ini mudah-mudahan dapat memberikan masukan dan kontribusi yang baik bagi perkembangan akademi.

“Materi yang kami berikan nantinya juga tidak akan melulu pada skill teknik dan taktik, kami juga akan menitik beratkan pada attitude atau tingkah laku,” terangnya.

Dijelaskannya, akademi tidak hanya akan menciptakan para pemain yang hebat dengan prestasi yang baik, tapi paling tidak nilai-nila positif yang lain yang harus ditanamkan kepada anak-anak ASTI Kudus.

Baca :  IBL 2022 Bakal Digelar di Bandung