Duga Karena Dendam Pribadi, Remaja Desa Kalirejo Kudus Meninggal Dunia

Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa perkelahian hingga menyisakan bercak darah di jalan gang 6, Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus pada Selasa, 21 Mei 2024. (ZONANEWS.ID)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Seorang remaja dari Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus berinisial RAS (16), dinyatakan meninggal dunia usai terkena bacok senjata tajam pada Selasa, 21 Mei 2024 sekitar pukul 04.00 WIB.

Kepala Desa Kalirejo, Agus Haryanto melalui Sekretaris Desa, Faiq Maulana membenarkan bahwa salah satu warganya meninggal dunia dini hari tadi.

Dari informasi yang diterimanya, diketahui bahwa RAS sempat berkelahi dengan sejumlah pemuda dari Desa Medini dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasinya berada di gang 6, Desa Medini.

Bacaan Lainnya

“Pagi tadi saya dapat WA dari Bhabinkamtibmas, kalau ada warga Kalirejo meninggal dunia kena bacok atau tusuk sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Faiq saat dimintai keterangan siang ini.

“Kejadiannya di Medini. Dari informasi yang saya dengar, korban baru pulang dari menonton ketoprak di Desa Terangmas,” ucapnya melanjutkan.

Faiq mengungkapkan, pagi tadi bercak darah akibat perkelahian itu masih berceceran di jalan dari gang 6 hingga gang 8 desa setempat.

Untuk lebih jelasnya, Faiq belum tahu secara pasti bagaimana perkelahian itu terjadi hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia. Termasuk berapa orang yang terlibat, dirinya juga belum mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.

Namun dugaan sementara, perkelahian yang terjadi dini hari tadi dipicu karena dendam yang belum terselesaikan.

Sekdes Kalirejo mengungkapkan, akhir bulan Maret 2024 lalu, RAS bersama teman-temannya pernah diamankan ke Polsek Undaan karena membacok seorang warga Desa Medini. Namun tidak ada yang tahu pasti, RAS tiba-tiba keluar tanpa mendapat hukuman.

Baca :  Uang Puluhan Juta Milik Warga Kudus Rusak Dimakan Rayap

Sebab itu, Faiq memberikan peringatan kepada orang tua RAS untuk lebih memperhatikan serta memantau anaknya usai peristiwa tersebut.

Apalagi selama ini Pemerintah Desa Kalirejo sering mendapat aduan terkait perilaku RAS yang kerap melakukan tindakan kekerasan hingga penganiayaan.