Hingga Juni 2024, APBD Kudus Baru Terealisasi 36 Persen

Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus. (MIA)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Realiasai belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus tahun anggaran 2024 hingga bulan Juni 2024 baru terealisasi 36 persen. Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus mencatat, dari pagu anggaran Rp 2,3 triliun, realisasinya baru Rp 843,676 miliar atau 36 persennya.

Kepala BPPKAD Kabupaten Kudus Djati Solechah menyampaikan, realisasi belanja APBD tersebut merupakan hasil perhitungan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kudus yang berjumlah 33 instansi.

Rinciannya yaitu Disdikpora, Dinas Kesehatan Kabupaten, RSUD dr. Loekmono Hadi, Dinas PUPR, Dinas PKPLH, Satpol PP, BPBD, Dinas Sosial P3AP2KB, dan Disnakerperinkop UKM.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Disdukcapil, Dinas PMD, Dinas Perhubungan, Diskominfo, DPMPTSP, Disbudpar, Disarpus, Dinas Pertanian dan Pangan, Sekretaris Daerah, Sekretariat DPRD, Bappeda, BPPKAD, BKPSDM, Inspektorat, Badan Kesbangpol, dan sembilan kecamatan.

Djati mengungkapkan, untuk sementara ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanpol) sudah merealisasikan belanja APBD paling tinggi.

“Dari alokasi anggaran sebesar Rp 39,486 miliar, realisasinya sudah tercapai Rp 32,367 miliar atau 82 persen,” kata Djati.

Sedangkan untuk instansi dengan realisasi belanja APBD terendah, sementara ini adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus.

“Realisasinya baru tercapai 17,43 miliar atau 14 persen dari pagu anggarannya sebesar Rp 127,358 miliar,” lanjut Kepala BPPKAD Kudus tersebut.

Selain mengungkapkan instansi dengan realisasi belanja APBD tertinggi dan terendah, pihaknya juga merincikan realisasi APBD tahun anggaran 2024 oleh masing-masing instansi lainnya.