KUDUS, ZONANEWS.ID – Kabupaten Kudus menjadwalkan pelaksanaan uji coba program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah pada September 2024, menyusul telah dilakukannya studi banding program serupa di Kota Cilegon, Provinsi Banten belum lama ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha saat dimintai keterangan, Jumat, 23 Agustus 2024.
Pihaknya menyebut, jadwal pelaksanaan uji coba program MBG akan dilakukan pada pekan terakhir bulan September 2024. Rencana sementara, pelaksanaan uji coba di sekolah akan berlangsung selama empat hari.
“Satu hari untuk gladi bersih dan tiga hari pelaksanaannya,” ujar Anggun.
Lebih lanjut, Anggun membeberkan, akan ada sekitar 1.500 pelajar yang akan menjadi sasaran uji coba program MBG. Namun, untuk sekolah mana saja yang akan ditunjuk, masih akan dirembug bersama Kemenag dan lintas sektor.
“Setelah ini (studi banding) kita akan laporan dulu ke pak Pj Bupati dan Sekda terkait hasilnya kemarin. Setelah itu akan koordinasi lintas sektor untuk mengkonsep bagaimana tata laksananya, termasuk sekolah sasaran,” terangnya.
Begitupun dengan anggaran dana yang akan dipakai, Anggun menyebut akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama lintas sektor. Anggaran yang dipakai akan diserahkan kepada Pemkab Kudus, apakah menggunakan CSR, APBD, atau lainnya.
“Kalau untuk yang di Cilegon kemarin, wadah dan makanannya itu dari CSR swasta, cuma penyediaan makanannya melibatkan UMKM lokal, terus pembagiannya itu pas jam istirahat kedua atau sekitar pukul 09.00 – 10.00,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anggun membeberkan bahwa data sementara yang dimiliki oleh pihaknya, ada sekitar 96 ribu pelajar sekolah yang tercatat di bawah naungan Disdikpora Kudus. Meliputi pelajar jenjang PAUD, TK, SD dan SMP.
“Untuk sasarannya program makan bergizi gratis ini nanti pelajar PAUD, TK, SD dan SMP, untuk SMA informasi sementara tidak,” imbuhnya.
Terpisah, Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Agus Siswanto merinci, untuk jumlah siswa madrasah saat ini ada sekitar 65 ribu, yang terdiri dari siswa RA, MI, dan MTs. ***
