KUDUS, ZONANEWS.ID – Bencana banjir yang melanda turut berdampak terhadap sistem pendidikan di Kabupaten Kudus. Lantaran, puluhan sekolah di wilayah setempat yang dilaporkan terdampak banjir dan terpaksa melakukan sistem pembelajaran secara daring.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuna Widada menyebut bahwa sekolah terdampak bencana banjir yang terjadi pada tahun ini, lebih parah dibanding tahun sebelumnya atau tahun 2023 kemarin.
“Lebih parah tahun 2024, karena (tahun) kemarin itu data yang masuk banyak sekolahan yang terdampak banjir tapi di halaman sekolah, ini ada yang masuk ruang kelas,” ujarnya saat meninjau sekolah terdampak banjir di SD Negeri 1 Tanjungkarang, Jumat, 15 Maret 2024.
Disamping itu, sekolah yang dilaporkan terdampak banjir pun jumlahnya cukup banyak. Dimana, hingga Jumat, 15 Maret 2024, ada 27 sekolah yang lapor terdampak banjir dan melaksanakan pembelajaran secara daring.
“Ada 27 sekolah, 24 itu SD dan 3 SMP. Yang SMP itu ada SMP 2 Jati, SMP 2 Mejobo dan SMP 2 Undaan,” terangnya.
