KUDUS, ZONANEWS.ID – Kuliner anak muda saat ini sudah tak terhitung lagi jenisnya. Mulai dari jajanan lokal Indonesia yang dimodifikasi, hingga makanan asal negara lain yang berhasil menarik rasa penasaran kalangan gen Z.
Meski gempuran kuliner yang beraneka ragam, jenang yang merupakan makanan khas tradisional di Kabupaten Kudus masih bisa tetap eksis. Bahkan, tidak sedikit dari anak muda yang tertarik untuk mencicipi jajanan jadul (jaman dulu) satu ini.
Salah satunya, jenang kudus yang diproduksi oleh Mubarokfood. Mulai dari jenang bantal yang pertama dikenalkan pada tahun 1910 tahun lalu itu, hingga kini masih eksis terpampang di etalase Pusat Oleh-oleh Mubarokfood.
Jenang yang dinamai 33 tersebut, tak kalah saing dengan inovasi jenang jenis lainnya yang juga diproduksi oleh Mubarokfood. Seperti, jenang dengan varian rasa buah, cokelat jenang, donat jenang, brownis jenang, bakpia jenang, hingga kukis jenang.
“Inovasi harus terus dilakukan agar tetap eksis, apalagi jenang ini identik dengan makanan orang tua atau jajanan jadul, jadi harus kreatif untuk mengolahkan agar bisa menyasar anak muda juga,” ujar Manager Marketing Mubarokfood, Muhammad Kirom.
