Overload, Aktivitas Bank Sampah di Desa Jati Kulon Lumpuh Imbas TPA Tanjungrejo Ditutup

Kondisi Bank Sampah di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bank Sampah di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus ikut terkena imbas, usai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo ditutup paksa oleh warga sekitar pada Kamis, 16 Januari 2024 kemarin.

Sampah warga di Desa Jati Kulon yang biasanya dikelola oleh Bank Sampah Sumber Pangan Sejati terancam mandek per hari ini, Senin, 20 Januari 2024. Termasuk aktivitas pengambilan sampah dari rumah-rumah warga.

“Karena sudah lima hari TPA Tanjungrejo ditutup, kontainer dan bentor di sini penuh semua. Kalau hari ini TPA masih tutup, pengambilan sampah dari rumah-rumah warga ya sementara dihentikan,” ujar Kepala Desa Jati Kulon, Heri Supriyanto.

Bacaan Lainnya

Heri menerangkan, Bank Sampah yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tersebut telah memiliki sekitar 1.880 pelanggan, yang mana, volume sampah yang diangkut setiap harinya bisa mencapai 6-8 ton.

Pengangkutan sampah dari warga dilakukan menggunakan kendaraan bentor, yang kemudian ditampung ke dalam kontainer. Setelah dilakukan pemilahan, sampah anorganik akan diangkut ke TPA Tanjungrejo menggunakan truk milik bank sampah setempat.

“Kita punya 7 bentor, dengan kapasitas sekitar 4 sampai 5 ton. Lalu ada tiga kontainer, ini penuh semua. Kami juga punya truk angkut sendiri, tapi TPA tutup ya tidak bisa diangkut ke sana,” ujarnya.