KUDUS, ZONANEWS.ID – Rencana Car Free Night (CFN) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat. Padahal belum berjalan, oknum makelar lapak pedagang bahkan sudah merajalela.
Salah satu warga di Kecamatan Bae, Kudus, Lutfi (21) mengaku mendapatkan tawaran dari oknum makelar untuk mendapatkan lapak di Car Free Night dengan harga Rp 500 ribu. Oknum tersebut mengaku memiliki tiga lapak untuk ditawarkan.
“Bilangnya punya tiga lapak, ditawari Rp 500 ribu, tapi belum saya iyakan,” kata Lutfi kepada awak media, Kamis, 17 Juli 2025.
Sementara itu, Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) pada Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Imam Prayitno menyebut bahwa wacana penyelenggaraan car free night masih dalam tahap pengajuan kepada Bupati Kudus.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tertipu dengan oknum-oknum yang mengaku memiliki lapak car free night. Lokasi untuk kegiatan tersebut bahkan masih belum ditentukan dan masih dalam pengajuan ke Bupati Kudus.
“Nunggu setelah ada imbauan dan rapat resmi. Ini masih pengajuan ke Bupati Kudus. Lokasinya saja belum ditentukan pasti di mana,” tegas Imam, saat ditemui di ruangannya, Kamis, 17 Juli 2025.
