KUDUS, ZONANEWS.ID — Pengurus kabupaten (Pengkab) olahraga di Kabupaten Kudus menuntut agar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus segera dilakukan. Tujuannya untuk menentukan ketua hingga pengurus KONI definitif sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 disahkan.
Koordinasi terkait hal tersebut pun telah dilakukan sejumlah Pengcab di Kudus beberapa waktu lalu.
Ketua Pengkab Kickboxing Indonesia Kudus Alun Sadayu mengatakan, dari 51 pengkab di Kudus, 28 diantaranya sudah menandatangani dan setuju segera adanya ketua hingga pengurus KONI definitif.
Saat dihubungi lewat sambungan telepon, Alun mengatakan bahwa sudah waktunya pembahasan terkait kepengurusan yang definitif di KONI Kudus segara dibahas. Terlebih pihaknya menilai, kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Kudus saat ini belum maksimal.
“Kita, Pengkab ini olahraga yang kita pikirkan, pembinaan terhadap atlet, kalau KONI sepeti ini, terus bagaimana,” kata Alun saat dimintai keterangan, Senin, 23 Oktober 2023.
Ia pun cukup mengecewakan kinerja Plt Ketua KONI Kudus selama ini. Saat berkomunikasi dengan Pengkab, Plt Ketua KONI Kudus kurang tegas dalam mengambil keputusan.
Untuk itu, sebelum November 2023, Alan mengatakan agar Ketua hingga pengurus KONI definitif segera dibentuk. Sebab menurutnya, sesuai AD/ART, Plt bertugas untuk segera melakukan Musorkab untuk membentuk ketua dan pengurus definitif.
“Kalau tidak mau, nanti akan diambil alih bidang organisasi dengan pendampingan provinsi. Kalau masih tidak bisa, Pengkab bisa mandiri menyelenggarakan ini (Musorkab penentuan Ketua hingga pengurus definitif),” ungkap Alun.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak inspektorat hingga dinas pendidikan dan olahraga di Kabupaten Kudus, bahwa bila sampai November 2023 belum ada ketua dan pengurus definitif di KONI Kudus, maka tahun 2024 KONI tidak mendapat anggaran dari pemerintah daerah.
