Persiku Kantongi Tiket 16 Besar Liga 3 Nasional Usai Kalahkan Unsa FC 1-0 Lewat Penalti

Skuad Persiku Kudus yang bermain di babak 32 besar Liga 3 putaran Nasional 2023/2024 melawan Unsa FC di Stadion Wergu Wetan Kudus pada Selasa, 14 Mei 2024. (PSSI)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Tim sepak bola Persiku Kudus kembali mengamankan 3 poin di babak 32 besar Liga 3 Nasional tahun 2023/2024 grup 5. Meskipun lewat gol penalti, Persiku berhasil menang 1-0 saat melawan tim kesebelasan Universitas Surakarta (Unsa) FC saat bertanding di Stadion Wergu Wetan Kudus pada Selasa, 14 Mei 2024.

Pemain Persiku nomor punggung 12, Akbar Rizky, berhasil mengeksekusi dengan baik penalti yang dihadiahkan untuk Kudus pada menit ke 53. Ratusan penonton yang memadati tribun stadion langsung bergemuruh ketika Persiku berhasil mengungguli tim tamu.

Menanggapi penalti yang diberikan untuk Kudus, Ahmad Arif selaku Pelatih Kepala Unsa FC merasa cukup kecewa atas keputusan wasit tersebut. Menurutnya, pelanggaran yang terjadi jauh di luar kotak penalti.

Bacaan Lainnya

“Ada sedikit kekecewaan karena ada proses penalti, karena itu masih di luar kotak penalti. Kita agak kecewa dengan kinerja wasit sore ini,” ujar Arif dalam pers conference dengan awak media usai pertandingan sore ini.

Bukan hanya kalah karena penalti, tim Unsa FC juga diharuskan berlapang dada karena pada perpanjangan waktu di akhir laga, menit 90+1, pemain Unsa FC nomor punggung 25 diganjar kartu merah oleh wasit karena melakukan pelanggaran keras ke pemain Persiku.

“Saat itu saya kurang melihat kejadiannya hingga wasit mengeluarkan kartu merah. Tapi wasit sudah mengambil keputusan, apapun itu, saya terima,” ujar Kepala Pelatih Unsa FC.

Baca :  Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara, Perkenalkan Mas Wiwit Kepada Masyarakat Pakis Aji

Meski demikian, tim asal Solo itu tetap optimis bisa lolos ke babak 16 besar liga 3 nasional tahun ini. Di babak terakhir melawan PS Hizbul Wathan UMY nanti, mereka akan fokus untuk menang dan mengamankan 3 poin penuh.

Arif juga sangat berterima kasih atas kerja keras anak didiknya hingga berhasil mencapai titik ini.