KUDUS, ZONANEWS.ID – Stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi masalah serius di Kabupaten Kudus. Menanggapi situasi ini, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kudus menjadikan penurunan angka stunting sebagai fokus utama dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73.
Dengan tema ‘Peran Bidan Dalam Penguatan Sistem Ketahanan Nasional Pada Krisis Iklim Melalui Sinergi Dan Kolaborasi’, IBI Kudus memperkenalkan Program Si Cantik (Aksi Cegah Anak Stunting dengan Intervensi Kolaboratif) sebagai langkah strategis untuk mengatasi masalah stunting.
Ketua IBI Kabupaten Kudus, Darini, dalam pidato pembukaannya menekankan pentingnya peran bidan dalam mendukung ketahanan nasional melalui pelayanan kesehatan ibu dan anak yang optimal.
“Bidan adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak. Di HUT ke-73 ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi bidan dalam memperkuat ketahanan nasional dan menurunkan angka stunting,” ujarnya usai acara puncak yang diisi dengan Talk Show Si Cantik, Sabtu 27 Juli 2024.
Program Si Cantik, yang menjadi bagian utama dari perayaan HUT, dirancang untuk memberikan edukasi dan pelayanan gizi kepada ibu hamil dan anak-anak guna mencegah stunting.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam menangani gizi buruk dan stunting, sehingga setiap anak Indonesia bisa tumbuh sehat dan cerdas,” tambahnya.
Selain itu, dalam perayaan HUT IBI tahun ini, Pengurus Kabupaten mengadakan serangkaian acara sejak April, termasuk pelayanan promotif dan preventif, imunisasi secara serentak bekerja sama dengan puskesmas, pelayanan KB MKJP, serta Lomba Penyuluhan Edukasi Si Cantik.
