KUDUS, ZONANEWS.ID — Sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Kudus menggelar aksi bersih-bersih sampah di jalanan Kabupaten Kudus yang mulai dipenuhi gunungan sampah pada Jumat, 24 Januari 2025 siang.
Adapun kelompok masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), MED-A, Mapala Argadahana UMK, Mapala Palwa51 IAIN Kudus, Mapala Macupa Itekes Cendekia Utama, Swasta Gabut, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga BSN di Kabupaten Kudus.
Total hampir 100 orang terlibat dalam kegiatan bersih-bersih yang dimulai dari gunungan sampah yang ada di jalan sisi selatan Balai Jagong Kudus atau menuju Pasar Baru Kudus.
Inisiator Aksi, dr. Wahyu Wijanarko menyampaikan, aksi kolaborasi ini menindaklanjuti kondisi Kabupaten Kudus yang darurat sampah usai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo ditutup sejak 16 Januari 2025 lalu.
“Kami bukan dari lembaga pemerintah merasa prihatin dengan darurat sampah di Kudus ini dan kami berusaha memberikan solusi,” katanya di sela kegiatan siang ini.
Melalui aksi ini, pihaknya juga memberikan edukasi pada masyarakat tentang bagaimana mengelola sampah.
“Sampah harus diolah dari rumah, dipilah antara sampah organik dan anorganik,” ujar dr. Wahyu dari IDI Cabang Kudus.
Aksi bersih-bersih gunungan sampah hari ini, lanjut Wahyu akan menyasar 6 titik lokasi. Selain di jalan dekat Balai Jagong, kemudian akan ke Dersalam, Taman Kota, BRB Rendeng hingga sekitarnya yang menjadi lokasi lalu-lalang masyarakat.
