Siswa SMA Negeri 1 Kudus Masih Konsisten Melestarikan Seni Karawitan

Siswa-siswi SMA 1 Kudus sewaktu menampilkan musikalisasi puisi "bermain data" lewat seni karawitan. (Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Seni karawitan termasuk seni tradisional yang sudah jarang diminati oleh kalangan anak muda. Generasi muda lebih menyukai seni musik modern dan pop yang mengikuti perkembangan zaman.

Berbeda dengan itu, siswa siswi di SMA Negeri 1 Kudus masih giat untuk melestarikan seni karawitan. Mereka tak hanya mempelajari seni modern, tetapi juga memadukan seni karawitan sehingga lebih kekinian.

Hal itu terlihat dalam pentas musikalisasi yang dilakukan para siswa-siswi SMA Negeri 1 Kudus. Menampilkan musikalisasi puisi Suyitno Etex, Bermain Data dengan iringan seni karawitan pada Roadshow Puisi Menolak Korupsi (PMK) #64 di Taman Budaya Bae Kudus beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Melihat penampilan tersebut, Sri Kanti, guru sekaligus pendamping seni karawitan di SMA Negeri 1 Kudus mengungkapkan rasa harunya. Ternyata anak-anak didiknya memiliki semangat yang tinggi dalam melestarikan kesenian  karawitan tersebut.

Pegiat sastra di Dewan Kesenian Kudus itu melihat, bahwa potensi anak-anak yang belajar karawitan cukup tinggi. Menurutnya, hal itu perlu didukung dengan kesempatan tampil dan berkarya di ruang publik yang lebih banyak.

“Perpaduan seni karawitan dengan seni kontemporer menjadi perpaduan yang menarik.  Musikalisasi puisi malam itu menggugah semangat anak-anak muda disana,” ujarnya saat ditemui tim redaksi; Senin, 25 September 2023.

Ia merasa bangga, rupanya anak-anak Karawitan SMA 1 Kudus bisa turut menyuarakan Tolak Korupsi di hadapan para penyair dari berbagai kota di Indonesia.

“Sebuah kebanggaan bagi anak-anak bisa kesempatan untuk berkreativitas menciptakan musik sendiri dengan alat-alat musik tradisional Karawitan,” katanya.