KUDUS, ZONANEWS.ID — Kegiatan tarawih dan silaturahmi bersama (tarhima) yang dilakukan Bupati Kudus Hartopo di berbagai wilayah Kabupaten Kudus tak sekedar untuk beribadah dan bersua dengan masyarakat semata. Namun pihaknya juga turut menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis, baik dari Pemkab Kudus, Baznas Kudus, maupun pihak lainnya.
Kali ini, orang nomor satu di Kabupaten Kudus beserta rombongan berkesempatan melaksanakan ibadah salat Isya dan tarawih sekaligus silaturahmi di Masjid Baitussalam, Pondok Pesantren Al-Qaumaniyah, Jekulo, Selasa 4 April 2023 malam.
Usai melaksanakan salat, Hartopo menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya bantuan sarpras peribadatan dan pendidikan keagamaan untuk Ponpes Al-Qaumaniyah Desa Jekulo sebesar 500 juta rupiah, pentasyarufan dana ZIS dari Baznas berupa bantuan peralatan usaha sebesar 1,5 juta rupiah, santunan kematian untuk masyarakat Kecamatan Jekulo bulan Februari sebanyak 21 orang dengan total 21 juta rupiah.
Selain itu, juga diserahkan bantuan penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan berupa santunan jaminan kematian sebesar 42 juta rupiah, dan santunan untuk yatim piatu dengan total 476 anak sebesar 119 juta rupiah.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima, gunakan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Sebagai tempat yang dianggap sakral dan bersejarah, Bupati Hartopo takjub dengan keberadaan bangunan Masjid Baitussalam dan Ponpes Al-Qaumaniyah yang berada dalam satu lingkungan.
“Kalau didengar dari pemaparannya, saya takjub dengan sejarah masjid dan ponpes ini. Sangat sakral tentunya,” ungkapnya.
Melihat dari sejarah yang ada, tentu bantuan yang diberikan orang nomor satu di Kudus itu dirasa tepat sasaran dan menjadi skala prioritas. Menurutnya, bantuan tersebut dapat digunakan untuk membantu operasional dan perawatan Masjid Baitussalam serta Ponpes Al-Qaumaniyah yang notabenenya adalah cikal bakal tempat penyebaran agama Islam di wilayah Jekulo.
“Mengingat akan sejarahnya, bantuan ini tepat diberikan sebagai prioritas untuk tempat ini, meski jumlahnya jauh dari harapan. Selain itu, kami juga prioritaskan terkait bantuan sosial lainnya,” jelasnya.
Dikatakannya, selain memprioritaskan bantuan sosial, Pemkab Kudus juga memprioritaskan infrastruktur sebagai sarana penunjang perekonomian meskipun hasilnya kurang maksimal dikarenakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Untuk itu, atas nama pemkab Kudus, Hartopo meminta maaf kepada segenap masyarakat.
