Tekan Penyebaran Kanker Serviks, BPJS Kesehatan Kudus Fasilitasi Layanan Pemeriksaan Pap Smear

Ilustrasi pemeriiksaan IVA/Pap Smear

Kudus, zonanews.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kudus berupaya menekan peningkatan jumlah penderita kanker serviks di Kabupaten Kudus. Di antara semua jenis kanker, kanker serviks atau kanker leher rahim menduduki peringkat kedua dengan penderita terbanyak setelah kanker payudara.

Data dari WHO Information Centre on HPV and Cervical Cancer, 2 dari 10.000 wanita di Indonesia menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 wanita meninggal setiap harinya karena kanker serviks.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Agustian Fardianto‎, menyampaikan kegiatan ini bertujuan meminimalisir angka penderita kanker serviks di Indonesia. Beberapa laboratorium klinik memberikan pelayanan pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA/ Pap Smear) gratis bagi Peserta Aktif Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Bacaan Lainnya

“Program pemeriksaan IVA/Papsmear merupakan implementasi dari program promotif preventif yang senantiasa digalakkan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduk Indonesia,” ujar dia, Jumat (20/05/2022).

Pemeriksaan IVA/Pap Smear itu merupakan upaya pencegahan kanker serviks sejak dini demi mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat dan terbebas dari penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia.

“Layanan pemeriksaan IVA/Pap Smear ini bisa diperoleh secara gratis, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biaya. Apabila setelah diperiksa peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke Fasilitas Kesehatan lanjutan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, pemeriksaan IVA/Pap Smear cukup mudah dengan kritera peserta JKN-KIS aktif saat diperiksa petugas pendaftaran.

Baca :  Sebanyak 5 Puskesmas dan 1 Pustu di Kudus Direhab Tahun Ini