KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kudus berencana memberikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku jasa transportasi. Tujuannya untuk mengantisipasi inflasi di Kudus, terlebih setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Ketua harian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Samani Intakoris meminta agar warga Kudus untuk tenang dan tidak panik. Apalagi dengan membeli banyak barang secara berlebihan hingga membuat inflasi terus naik.
Sebagai upaya menekan angka inflasi, pihaknya mengimbau agar masyarakat Kudus bisa berhemat dan mengurangi konsumsi barang berlebihan. Apalagi Pemkab sendiri berencana menggelontorkan BLT BBM bagi pelaku transportasi.
“Sebagai antisipasi inflasi, masyarakat jangan memborong makanan berlebihan. Pemda sendiri akan memberikan stimulus, berupa BLT. Terutama untuk pelaku transportasi. Tujuannya agar daya beli masyarakat bisa lebih ditekan,” terangnya, Sabtu, 10 September 2022.
Total BLT, lanjut Samani sekitar Rp 4,5 miliar. Di mana bantuan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan ke Pemkab Kudus.
