Didominasi Pebisnis Onlineshop, Serapan KUR di Bank Jateng Kudus Capai 108,83 Persen

Kepala Bank Jateng Cabang Kudus, Sumbodo. (MIA)

KUDUS, ZONANEWS.ID  Serapan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Jateng Cabang Kudus yang mencapai 108,83 persen di awal tahun 2024 ini. Hal ini menunjukkan bahwa iklim pertumbuhan UMKM di Kudus cukup bagus.

Kepala Bank Jateng Cabang Kudus, Sumbodo mengatakan, angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyaluran KUR di wilayah tersebut. Ia optimis jumlah penyaluran akan terus bertambah hingga akhir tahun.

“Kebanyakan itu yang ambil KUR dari penjual onlineshop, dibanding penjual di pasar itu lebih banyak yang bisnis onlineshop,” ujar Sumbodo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 2 Maret 2024.

Bacaan Lainnya

Menurut Sumbodo, Bank Jateng Cabang Kudus telah menyalurkan program KUR kepada 1.573 nasabah sepanjang Januari hingga Maret 2024. Dalam perencanaannya, Bank Jateng Kudus awalnya mengalokasikan anggaran KUR senilai Rp 196.540.600.00 bisa terserap.

Namun dalam perkembangannya, kata Sumbodo, ternyata jumlah peminat kredit lunak tersebut sangat meningkat. Karena itu, pihak bank plat merah ini menambah plafon dana pinjaman menjadi Rp 302.700.000.000.

Dari angka plafon kredit yang disediakan sebesar itu oleh Bank Jateng Kudus, angka pelunasan (outstanding) para nasabah KUR di Bank Jateng Kudus mencapai Rp 204.075.659.644.

Sumbodo mengaku bahwa Bank Jateng tidak memiliki target khusus untuk masing-masing cabang. Karena itu, setiap cabang khususnya di Kudus dapat menyalurkan KUR sebanyak mungkin dan membantu lebih banyak pelaku usaha.

“KUR yang disalurkan oleh Bank Jateng Cabang Kudus tidak membutuhkan agunan, jika plafon pinjaman kurang dari Rp 100 juta. Namun plafon pinjaman di atas Rp 100 juta, harus disertai dengan agunan,” terangnya.

Baca :  Pelaksanaan Porprov Mepet, Jersey dan Konsumsi Atlet Belum Ada Jaminan

Sumbodo menjelaskan, Bank Jateng Cabang Kudus menyebut bahwa untuk bisa mengambil KUR ini bisa menyertakan agunan berupa sertifikat. Adapun  bunga yang dipatok untuk KUR ini cukup rendah, yakni 6 persen selama satu tahun.

“Maksimal untuk KUR di Bank Jateng itu Rp 500 juta,” tandasnya.

Dengan penyaluran KUR yang terus meningkat dan upaya pendidikan kepada penerima KUR, Bank Jateng Cabang Kudus berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil di wilayah Jawa Tengah. ***