Misteri Pembunuhan Yulaikha di Pati, Polisi Masih Bekerja Keras Ungkap Pelaku

Gambar ilustrasi jenazah wanita (Zonanews.id)

PATI, ZONANEWS.ID – Pembunuhan tragis yang menimpa Yulaikha alias Caca, seorang perempuan asal Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, masih menyimpan banyak teka-teki. Hingga kini, sembilan hari setelah jasadnya ditemukan tanpa busana di sebuah kamar kos di Kampung Randukuning, Kelurahan Pati Lor, aparat Polresta Pati masih berjuang untuk mengungkap kasus ini.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhitamma, menyatakan bahwa penyelidikan kasus ini tidaklah mudah. Meski lokasi kejadian dilengkapi dengan kamera perekam tersembunyi (CCTV), namun rekaman tersebut tidak berhasil menangkap wajah pelaku dengan jelas.

“Masih diselidiki. Kami belum bisa menentukan siapa tersangkanya. Itu masih dalam penyelidikan. Kalau kami sampaikan, bisa kabur pelaku nanti,” ujar Kombes Andhika kepada awak media, Senin 8 Juli 2024.

Bacaan Lainnya

Menurut Kombes Andhika, pihaknya terus berupaya mengumpulkan barang bukti dan melakukan pendalaman serta penyelidikan lebih lanjut.

“Penyelidikan tak semudah membalikkan telapak tangan. Kami masih mengumpulkan barang bukti dan melakukan pendalaman lebih lanjut,” tambahnya.

Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu malam (29/6), ketika jenazah Yulaikha ditemukan di dalam kamar kosnya di Randukuning. Korban pertama kali ditemukan oleh pacarnya yang merasa curiga karena tidak dapat menghubungi Yulaikha sepanjang hari.

Setelah mendobrak pintu kamar kos yang terkunci bersama pengelola kos dan beberapa teman kos, mereka menemukan Yulaikha tergeletak di kamar mandi dengan kondisi mengenaskan.

Menurut Armin, salah satu saksi, pacar korban adalah seorang pedagang warung kopi angkringan yang setiap hari berjualan di depan kos korban. Saat pintu kamar berhasil didobrak, mereka menemukan korban dengan luka di leher dan bagian tubuh lainnya.

Baca :  Begini Kronologi Kebakaran Rumah di Gulang Kudus

“Korban ditemukan pertama kali oleh pacarnya di dalam kamar mandi. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Soewondo Pati dan dinyatakan meninggal dunia,” terang Armin.

Polisi belum mengungkap identitas pacar korban, namun diketahui bahwa korban kesehariannya tinggal bersama pacarnya yang berjualan di depan kos tersebut. Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban mengalami luka tusuk dan jeratan pada lehernya. Di lokasi kejadian, polisi menemukan pisau dengan ujung patah serta pakaian korban yang berserakan di atas kasur.